Senin, 08 Mei 2017

Kegiatan Field Trip Balai Baca

Posted by Balai Baca On Mei 08, 2017 0 komentar



Lelah tapi super seru. Hari ini adik-adik Balai Baca nge-Field Trip ke Stasiun Kereta Api, mengenalkan adik-adik ini moda transportasi baru yang ada di Aceh. Secara bergantian, adik-adik ini diberi kesempatan oleh bapak masinis untuk tau secara langsung bagaimana kereta api dioperasikan, dan mengenal fungsi alat kendali kereta api langsung di ruang kendalinya sambil kereta berjalan. Bapak masinis juga menceritakan mengenai banyak hal tentang kereta api, yang paling seru adalah cerita bagaimana kereta api pertama diciptakan.

Kereta api yang kami naiki baru bisa beroperasi dari Stasiun Krueng Geukuh sampai Stasiun Krueng Manee. Proses pembangunan rel terus berlanjut. Dari sepengamatan saya, kereta api ini lebih dijadikan sebagai wahana wisata, ketimbang alat trasportasi. Terbukti dengan banyaknya keluarga dan kelompok lain selain kami, yang berdatangan dari beberapa daerah untuk mengetahui sebenarnya bagaimana kereta api itu. Dari beberapa diskusi singkat, alasan mereka memang untuk liburan dan ingin tahu kereta api. Sepertinya kereta api ini bisa dijadikan sarana wisata edukatif juga dengan menyediakan guide di stasiun dan di setiap gerbong yang menjelaskan berbagai hal tentang kereta api.



Dengan adanya kereta api ini masyarakat juga perlu diedukasi mengenai manfaat kendaraan umum ini. Banyaknya ibu membawa anak dan orang tua yang berdiri, menurut saya juga akibat kurangnya edukasi mengenai "hukum kereta", yang mewajibkan mendahulukan orang tua, ibu hamil, penyandang disabilitas dan ibu yang membawa anak untuk duduk. Tidak hanya cukup dengan dengan papan pemberitahuan. Tapi setelah dijelaskan, adik-adik ini dengan senang hati bersedia memberikan kursi mereka dan bersedia berdiri. Oiya, masinisnya ganteng banget, bikin volunteers yang cewe pada meleleh dan yang cowo pada sirik. 


Sebelum ke stasiun kereta api, kami sudah duluan menguras tenaga di waterboom lhokseumawe, hampir 3 jam kami berendam dan perang air, kalau saya ingat hal yang kami lakukan tadi mengganggu pengunjung yang lain. Maaf ya bapak, ibu, kakak, abang dan adik atas ketidaknyamanan yang kami timbulkan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Sekolah Sukma Bangsa Bireuen yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini, pak supir bus yang kami cerewetin, Kak Oja yang udah bolak-balik ke stasiun sehingga kami bisa jumpa sama masinis ganteng, eh bukan... maksudnya sehingga adik-adik ini bisa lebih mengenal lebih dekat kereta api, untuk perorangan lainnya yang banyak membantu di belakang kamera ini. sehingga anak-anak desa ini bisa tersenyum lebar pada hari ini.

Terima kasih telah membantu anak-anak ini bermimpi lebih besar, terima kasih telah mengukir senyum lebar di wajah anak-anak ini.

0 komentar:

Posting Komentar