Recent Posts

Minggu, 13 Agustus 2017

Posted by Balai Baca On Agustus 13, 2017 0 komentar

Kak Maya Berbagi di Balai Baca


BERBAGI DI BALAI BACA
#kakmaya

Untukmu Paris Aku ke Mekah, pernah dengar judul antologi cerpen ini. Teman-teman di Bireuen dan sekitarnya pasti sangat familiar dengan ini. Cerita-ceritanya bikin emosi naik-turun plus jungkir balik, kece abis deh bukunya.

Dan yang lebih kece lagi, Balai Baca kedatangan salah satu dari 3 penulisnya, yaitu Kak Maya. Kesempatan yang langka banget buat adik-adik yang ingin menerbitkan buku, bisa belajar langsung dari kakak kece ini.

Kak Maya berbagi tips dan trik bagaimana memulai dan konsisten dalan menulis, tentang bagaimana mendapatkan inspirasi waktu sedang buntu, dan banyak tips-tips lain yang membuat adik-adik ini lebih semangat dalan menulis. Semoga dapat terealisasi dengan segera ya dik.

Oiya...
Yang ingin memesan Antologi Cerpen Untukmu Paris Aku ke Makah, dapat memesan dengan menghubungi kontak  :
082315151614

Untuk mendapatkan buku ini, kamu hanya cukup membayar Rp.35.000/eks, dan kamu bisa tenggelam dalam cerita-ceritanya.

Jumat, 23 Juni 2017

Posted by Balai Baca On Juni 23, 2017 0 komentar

Ayo, Berbagi di Balai Baca

Balai Baca mengundang kakak/ atau komunitas pemuda apapun untuk ikut berbagi bersama anak-anak didik Balai Baca.

Berbagi hal-hal kecil seperti, memberikan pengalaman-pengalaman kecil agar anak-anak di di Desa Paseh dapat tumbuh lebih baik.

Kehadiran anda akan menorehkan warna baru dalam senyum mereka. Ayo kenal dengan anak-anak desa ini. 

Bantu kami mendapatkan informasi mengenai anda dengan cara mengisi form berikut, silahkan klik :

Form Untuk Komunitas
Form Perorangan

Silahkan hubungi kontak berikut untuk informasi lebih lanjut.

Rifqi - 082165705455

Senin, 08 Mei 2017

Posted by Balai Baca On Mei 08, 2017 0 komentar

Kegiatan Field Trip Balai Baca



Lelah tapi super seru. Hari ini adik-adik Balai Baca nge-Field Trip ke Stasiun Kereta Api, mengenalkan adik-adik ini moda transportasi baru yang ada di Aceh. Secara bergantian, adik-adik ini diberi kesempatan oleh bapak masinis untuk tau secara langsung bagaimana kereta api dioperasikan, dan mengenal fungsi alat kendali kereta api langsung di ruang kendalinya sambil kereta berjalan. Bapak masinis juga menceritakan mengenai banyak hal tentang kereta api, yang paling seru adalah cerita bagaimana kereta api pertama diciptakan.

Kereta api yang kami naiki baru bisa beroperasi dari Stasiun Krueng Geukuh sampai Stasiun Krueng Manee. Proses pembangunan rel terus berlanjut. Dari sepengamatan saya, kereta api ini lebih dijadikan sebagai wahana wisata, ketimbang alat trasportasi. Terbukti dengan banyaknya keluarga dan kelompok lain selain kami, yang berdatangan dari beberapa daerah untuk mengetahui sebenarnya bagaimana kereta api itu. Dari beberapa diskusi singkat, alasan mereka memang untuk liburan dan ingin tahu kereta api. Sepertinya kereta api ini bisa dijadikan sarana wisata edukatif juga dengan menyediakan guide di stasiun dan di setiap gerbong yang menjelaskan berbagai hal tentang kereta api.



Dengan adanya kereta api ini masyarakat juga perlu diedukasi mengenai manfaat kendaraan umum ini. Banyaknya ibu membawa anak dan orang tua yang berdiri, menurut saya juga akibat kurangnya edukasi mengenai "hukum kereta", yang mewajibkan mendahulukan orang tua, ibu hamil, penyandang disabilitas dan ibu yang membawa anak untuk duduk. Tidak hanya cukup dengan dengan papan pemberitahuan. Tapi setelah dijelaskan, adik-adik ini dengan senang hati bersedia memberikan kursi mereka dan bersedia berdiri. Oiya, masinisnya ganteng banget, bikin volunteers yang cewe pada meleleh dan yang cowo pada sirik. 


Sebelum ke stasiun kereta api, kami sudah duluan menguras tenaga di waterboom lhokseumawe, hampir 3 jam kami berendam dan perang air, kalau saya ingat hal yang kami lakukan tadi mengganggu pengunjung yang lain. Maaf ya bapak, ibu, kakak, abang dan adik atas ketidaknyamanan yang kami timbulkan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Sekolah Sukma Bangsa Bireuen yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini, pak supir bus yang kami cerewetin, Kak Oja yang udah bolak-balik ke stasiun sehingga kami bisa jumpa sama masinis ganteng, eh bukan... maksudnya sehingga adik-adik ini bisa lebih mengenal lebih dekat kereta api, untuk perorangan lainnya yang banyak membantu di belakang kamera ini. sehingga anak-anak desa ini bisa tersenyum lebar pada hari ini.

Terima kasih telah membantu anak-anak ini bermimpi lebih besar, terima kasih telah mengukir senyum lebar di wajah anak-anak ini.

Rabu, 26 April 2017

Posted by Balai Baca On April 26, 2017 0 komentar

Laporan Ransel Baca Simpang Jernih


Ransel Baca - Simpang Jernih

11 sd. 16 Maret 2017

Pada tanggal tersebut kami mengunjungi dan berkegiatan bersama anak-anak Sekolah Swasta Merdeka. Sekolah ini terletak di Desa Tampor Paloh, Kecamatan Sipang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Salah satu jalur aksesnya iyalah melalui Kota Tamiang, untuk mencapai sekolah ini kita perlu mengarungi sungai selama 7 jam. 

Kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini.


Berikut laporan kegiatan Ransel Baca - Simpang Jernih, Sekolah Swasta Merdeka Tampor Paloh.


Bentuk kegiatan Balai Baca juga dapat diakses melalui Official Facebook Balai Baca.

Jumat, 14 April 2017

Posted by Balai Baca On April 14, 2017 0 komentar

Volunteers

WE ARE VOLUNTEERS


Balai Baca
Follow your passion.
Rahmawati


Balai Baca
Temukanlah apa yang kau cintai, dan biarkanlah dia membunuhmu.
Ichwan

Balai Baca



 Berbagi, mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri.
Asyura

Balai Baca
Teruslah berbuat dan berkarya karena sang legenda akan lahir karna karya, bukan cerita belaka. Teruslah semangat karena semangat adalah harga mati.
Suryadi

Balai Baca
Berbagi bukan mengenai materi, tetapi apa yang dikehendaki hati.
Nurulyana

Balai Baca
Don't dream but dreams. Don't catch a dreams but catch a dream.
Rifqi Maulana


Balai Baca
Success is another name of hardwork.
Ulfia Dara

Selasa, 11 April 2017

Posted by Balai Baca On April 11, 2017 0 komentar

Ide Cerita Mugee Buku Masuk 10 Besar Aceh Documentary Competition (ADC) 2017



Ide cerita Mugee Buku yang diangkat oleh Muhammad Arifin dan Siti Nurzalikha, lolos sebagai 10 besar dalam perlombaan film dokumenter yang diadakan Aceh Documentary Competition.

Perlombaan kali ini bertema "Keumang", tema ini sendiri memiliki filosofi generasi muda yang berperan sebagai pemegang tongkat penerus kepemimpinan dan pelaku perubahan.
Terima kasih abang dan kakak yang bersedia mengangkat cerita kami. Terus semangat ya.

Kamis, 06 April 2017

Posted by Balai Baca On April 06, 2017 0 komentar

Kegiatan Rutin Mugee Buku



Mugee Buku bikin minggu pagi kamu makin seru. Ayo awali aktivitas pagi kamu bersama Mugee Buku, kami punya koleksi buku bacaan anak dan dewasa yang keren abis. 

Mugee buku mangkal tiap Minggu pagi di Tugu Kab. Bireuen, mulai pukul 06.30 sd. 08.00.